
Yasbin NET, Ende – Sekitar 1.200 pelajar, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan di bawah naungan Yayasan Persekolahan Binwirawan (YASBIN) Perwakilan Ende Lio mengikuti perayaan Misa Ekaristi tahun ajaran baru 2026–2027 di Gereja Santo Yosef Onekore, Sabtu (18/7/2026).
Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada YASBIN untuk membina dan mendidik generasi muda agar menjadi garda terdepan bagi bangsa, keluarga, dan gereja.

Dalam khotbahnya, Pater Mathias Banusu, SVD, menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar pekerjaan manusia, melainkan karya Allah. Ia mengingatkan bahwa kecerdasan tanpa hati nurani dapat melahirkan ketidakadilan, sementara pengetahuan tanpa iman bisa melukai sesama. “Sekolah Katolik tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga membentuk hati, karakter, dan iman, sehinga lembaga Pendidikan YASBIN dapat menghasilkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan serta merubah karakter menjadi setia dalam iman kepada Yesus kristus” ujarnya.

Sr. Redempta Weni, CIJ, selaku Ketua YASBIN, menambahkan bahwa kecerdasan harus berjalan seiring dengan akhlak mulia. “Ilmu pengetahuan membuka cita-cita, tetapi karakter yang baik, hati yang jujur, dan rasa hormat akan membuat kalian berguna bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa, kecerdasan tampa akhlat ibarat pedang tampa pegangan yang dapat melukai diri sendiri dan orang lain,” katanya. Ia juga berpesan agar guru berperan sebagai orang tua yang mendampingi anak-anak dengan kasih dan tanggung jawab.
Perayaan Misa turut dimeriahkan oleh koor SMKK Muktyaca Ende yang membawakan lagu-lagu penuh semangat dan sukacita untuk memuliakan Tuhan.

