Advertisement

Dukung Gerakan ASRI, DLH Lembata Sambangi SMP St. Don Bosco Lewoleba

I

Yasbin NET – Semangat menjaga kelestarian lingkungan terpancar di lapangan SMP St. Don Bosco Lewoleba pada Sabtu pagi (14/2/2026). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lembata bersama tim melakukan kunjungan resmi sekaligus memimpin apel pagi bersama seluruh warga sekolah.

Kunjungan tersebut merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah), sekaligus memperkuat persiapan sekolah menuju predikat Sekolah Adiwiyata. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyongsong Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari.

Sinergi Menuju Sekolah Adiwiyata

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata menekankan pentingnya kolaborasi antara instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program lingkungan hidup sangat bergantung pada kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan sekolah.

“Kami mengajak seluruh warga sekolah untuk terus bekerja sama dan menjaga konsistensi dalam menyukseskan program-program lingkungan. Disiplin dalam mengelola sampah bukan semata-mata untuk penilaian, tetapi untuk masa depan kita bersama,” ujarnya di hadapan para siswa dan guru.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Kepala SMP St. Don Bosco Lewoleba, Suster Regelinda Maria Mbuju, S.Pd, menyambut hangat kehadiran tim DLH. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan langsung yang diberikan kepada sekolah yang saat ini sedang dalam proses penilaian Sekolah Adiwiyata.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan langsung  dari Dinas Lingkungan Hidup. Kehadiran Bapak Kepala Dinas bersama tim menjadi suntikan semangat bagi kami untuk terus berbenah serta mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan hijau,” ungkapnya.

Aksi Nyata: Pilah Sampah Bersama

Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata melalui kegiatan pilah sampah di lingkungan sekolah. Seluruh siswa, guru, dan tim DLH berbaur dalam Aksi Pilah Sampah sebagai bentuk edukasi dan praktik langsung pengelolaan sampah.

Dalam kegiatan tersebut, warga sekolah diedukasi untuk memilah sampah sesuai jenisnya: Sampah organik dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos. Sampah anorganik dipisahkan agar dapat didaur ulang atau ditangani lebih lanjut sesuai prosedur lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif serta memperkuat karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Nilai-nilai Gerakan ASRI pun diharapkan tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga dibawa ke lingkungan rumah dan masyarakat

.(TimPublikasi/Milla Lolong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *